Senin, 23 Desember 2013

MAKALAH MIKROPROCESOR




APLIKASI MIKROPROSESOR PADA SISTEM ROBOTIC
d


Di susun oleh

Nama               : Khafifah 

   Nim                : 11.11.2329
Kelas               :    Ti 11 A  

STMIK AMIKOM PURWOKERTO
2013


BAB I
PENDADULUAN


I. Pengertian Mikroprosesor
Sebuah mikroprosesor (disingkat µP atau uP) adalah sebuah central processing unit (CPU) elektronik komputer yang terbuat dari transistor mini dan sirkuit lainnya di atas sebuah sirkuit terintegrasi semikonduktor. Sebelum berkembangnya mikroprosesor, CPU elektronik terbuat dari sirkuit terintegrasi TTL terpisah; sebelumnya, transistor individual; sebelumnya lagi, dari tabung vakum. Bahkan telah ada desain untuk mesin komputer sederhana atas dasar bagian mekanik seperti gear, shaft, lever, Tinkertoy, dll.

              Evolusi dari mikroprosesor telah diketahui mengikuti Hukum Moore yang merupakan peningkatan performa dari tahun ke tahun. Teori ini merumuskan bahwa daya penghitungan akan berlipat ganda setiap 18 bulan, sebuah proses yang benar terjadi sejak awal 1970-an; sebuah kejutan bagi orang-orang yang berhubungan. Dari awal sebagai driver dalam kalkulator, perkembangan kekuatan telah menuju ke dominasi mikroprosesor di berbagai jenis komputer; setiap sistem dari mainframe terbesar sampai ke komputer pegang terkecil sekarang menggunakan mikroprosesor sebagai pusatnya.

2. Sejarah Mikroprosesor

1971: 4004 Microprocessor
Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.

            1972: 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.

 
 -           1974: 8080 Microprocessor

Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan

 
 1982: 286 Microprocessor
Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.


1985: Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004


 
 1989: Intel486™ DX CPU Microprocessor
Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.


 1993: Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.

1995: Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.




1997: Intel® Pentium® II Processor
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.

  
1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.


1999: Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.


1999: Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.



1999: Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.

2000: Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.

2001: Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.

 2001: Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).


2002: Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium


2003: Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.

2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.

2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.

2005: Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.

2006: Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )

2006: Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)

2007: Intel Core Duo
Intel Core Duo adalah prosesor intel pertama yang mempunyai 2 buah inti ( core ). Menggunakan teknologi fabrikasi chip 65 nm.
   
3. Karakteristik Mikroprosesor
Berikut adalah karakteristik penting dari mikroprosesor :
1. Ukuran bus data internal (internal data bus size): Jumlah saluran yang terdapat dalam mikroprosesor yang menyatakan jumlah bit yang dapat ditransfer antar komponen di dalam mikroprosesor.
2. Ukuran bus data eksternal (external data bus size): Jumlah saluran yang digunakan untuk transfer data antar komponen antara mikroprosesor dan komponen-komponen di luar mikroprosesor.
3. Ukuran alamat memori (memory address size): Jumlah alamat memori yang dapat dialamati oleh mikroprosesor secara langsung.
4. Kecepatan clock (clock speed): Rate atau kecepatan clock untuk menuntun kerja mikroprosesor.
5. Fitur-fitur spesial (special features): Fitur khusus untuk mendukung aplikasi tertentu seperti fasilitas pemrosesan floating point, multimedia dan sebagainya.

4. Aplikasi mikroprosesor pada sistem Robotic
            Pengendali mikro (microcontroller) adalah sistem mikroprosesor lengkap yang terkandung di dalam sebuah chip. Mikrokontroler berbeda dari mikroprosesor serba guna yang digunakan dalam sebuah personal computer karena sebuah mikrokontroler umumnya telah berisi komponen pendukung sistem minimal mikroprosesor, yakni memori dan antarmuka I/O. Untuk mengontrol robot, maka digunakan mikrokontroler dengan pertimbangan faktor ukuran yang relatif kecil sehingga cocok untuk pengontrol robot.    
                Pada prinsipnya mikrokontroler adalah mikroprosesor yang diprogram dengan bahasa assembly dan dirancang sebagai pengendali bukan untuk komputasi. Kontroler adalah rangkaian elektronik berbasis mikroprosesor yang berfungsi sebagai pengatur seluruh komponen dalam membentuk fungsi kerja.
Secara umum diagram ilustrasi sistem robotik yang berhubungan dengan dunia nyata seperti diagram di bawah ini :





             Sensor adalah perangkat atau komponen yang bertugas mendeteksi (hasil) gerakan atau fenomena lingkungan yang diperlukan oleh sistem kontroler. Aktuator adalah perangkat elektromekanik yang menghasilkan daya gerakan. Sistem controller adalah rangkaian elektronik yang setidak-tidaknya terdiri dari rangkaian prosesor (CPU, Memori, komponen interface Input/Output), signal conditioning untuk sensor (analog dan atau digital), dan driver untuk aktuator. Mekanik robot adalah sistem mekanik yang dapat terdiri dari setidak-tidaknya sebuah fungsi gerak.

            Mikroprosesor dan mikrokontroler mengimplementasikan suatu komputasi pada hardware yang tetap. Antarmuka semacam keyboard, tampilan, disket, atau printer yang umumnya ada pada sebuah komputer pribadi justru tidak ada pada sistem mikrokontroler. Sistem mikrokontroler lebih banyak melakukan pekerjaan-pekerjaan sederhana yang penting seperti mengendalikan motor, saklar, resistor variabel, atau perangkat elektronis lain. Seringkali satu-satunya bentuk antarmuka yang ada pada sebuah sistem mikrokontroler hanyalah sebuah LED, bahkan ini pun bisa dihilangkan jika tuntutan konsumsi daya listrik mengharuskan demikian.

             Mikroprosesor adalah unit pengendali pusat dari interface. Mikroprosesor membawa perintah-perintah yang disimpan di RAM dan di EPROM. Proses ini mempunyai dua mode yaitu Mode Aktif dan Mode Pasif. Ditinjau dari segi arsitekturnya, mikroprosesor hanya merupakan single chip CPU, sedangkan mikrokontroler dalam IC-nya selain CPU juga terdapat device lain yang memungkinkan mikrokontroler berfungsi sebagai suatu single chip computer. Dalam sebuah IC mikrokontroler telah terdapat ROM, RAM, EPROM, serial interface dan paralel interface, timer, interrupt controller, konverter Analog ke Digital, dan lainnya (tergantung feature yang melengkapi mikrokontroler tersebut).
             Sedangkan dari segi aplikasinya, mikroprosessor hanya berfungsi sebagai Central Processing Unit yang menjadi otak komputer, sedangkan mikrokontroller, dalam bentuknya yang mungil, pada umumnya ditujukan untuk melakukan tugas–tugas yang berorientasi kontrol pada rangkaian yang membutuhkan jumlah komponen minimum dan biaya rendah (low cost).
Maka dapat diambil kesimpulan, microprocessor merupakan beberapa komponen CPU yang dipaket menjadi satu chip. Microcontroller merupakan keseluruhan (instruksi) computer yang dibuat dalam satu chip.







BAB III
PENUTUP
            Demikian makalah tentang mikroprosesor yang saya buat, semoga dapat bermanfaat dan berguna bagi kita semua.
Kesimpulan
1. Sebuah mikroprosesor (disingkat µP atau uP) adalah sebuah central processing unit (CPU) elektronik komputer yang terbuat dari transistor mini dan sirkuit lainnya di atas
 sebuah sirkuit terintegrasi semikonduktor.





2. Cara suatu mikroprosesor bekerja dalam suatu rangkaian elektronik diarahkan oleh suatu program dalam kode-kode bahasa mesin (machine language) yang telah “dimasukkan” terlebih dahulu kedalam memory sistem rangkaian berbasis mikroprosesor itu.

3. Mikroprosesor adalah unit pengendali pusat dari interface. Mikroprosesor membawa perintah-perintah yang disimpan di RAM dan di EPROM. Proses ini mempunyai dua mode yaitu Mode Aktif dan Mode Pasif. Ditinjau dari segi arsitekturnya, mikroprosesor hanya merupakan single chip CPU



Daftar Pustaka
http://rizalazu.wordpress.com/2010/10/06/makalah-mikroprosesor/

http://tasirun11.blogspot.com/2013/04/artikel-mikroprocessor.html




Jumat, 21 Desember 2012

conection sql dan vibi

BUAT NAVIGASI MENGGUNAKAN CONTROL BUTTON
Setelah kita bikin database di MY SQL dan mengconecan dengan visual basic maka langkah selanjutnya kita bahas adalah bikin navigasi next,last,first dan previous
1.       Setelah di add databasenya maka akan muncul seperti ini

2.       Lalu qita klik kanan dan menentukan dari tiap – tiap atribut table tersebut sesuai dengan kebutuhan  apakah textbox,combobox dll
3.       Kemudian setelah muncul lalu qita drag table tersbut dari control sehingga muncul seperti ini


5.habis itu kita bikin navigasi next,previous,first dan last  dengan button (ada 4 button )
Bisa kita lihat seperti gambar sebelumnya lalu qita tuliskan coding di dalamnya yaitu

  

Setelah kita tuliskan codingnya maka program qita jalankan  dan kita inputkan data terlebih dahulu


Kemudian kita jalankan navigasi tersebut contohnya tombol last maka hasilnya untuk tombol last akan menyorot value yang paling akhir.perhatikan gambar di bawah ini :



MEMBUAT TOMBOL CARI (dengan criteria pencarian menggunakan nama)
1.       Seperti biasa kita ambil texbox untuk mengetikan nama yang kita cari .

Lalu kita tuliskan codingnya


Membuat tombol keluar
a.       Qita buat tombol keluar dari button kemudian dr properties kita rubah textnya menjadi exit lalu kita tuliskan codingnya seperti ini
b.      Me.close()





Sabtu, 15 Desember 2012

fungsi-fungsi bawaan vb


function dengan return value berupa array





I.Program parramarray

Private Function fstat(ByVal ParamArray args() As Object) As Single()
        Dim hasil(3) As Single
Penjelasan : memesan variabel hasil berjumlah 3 yaitu hasil(0),hasil(1),hasil(3)
     
  Dim i As Integer
        For i = 0 To UBound(args)
Penjelasan:‘mendeklarasikan variabel i sebgai integer dan perualangan i sebanyak array yang di pesan (To UBound(args))
     

      hasil(0) = hasil(0) + args(i)
            If i = 0 Then
                hasil(1) = args(i)
                hasil(2) = args(i)
            End If
            If hasil(1) < args(i) Then hasil(1) = args(i)
            If hasil(2) > args(i) Then hasil(2) = args(i)

        Next i
        Return hasil
    End Function
Penjelasan: jika i= 0 maka maka hasil(1) = args jumlah index ny demikian juga hasil(2),,
Jika hasil (1) kurang dari args(i) maka hasil (1) sama dengan hasil args(i) ny demikian juga hasil dua lebih besar dari args (i) maka hasil(2) sama dengan args (i).dan terus mengulang sampai jumlah indexs



    Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
        Dim statistik As Single()= fstat(1, 6, 2, 7, 3, 9, 4, 10, 8, 5)
        TextBox1.Text = statistik(0)
        TextBox2.Text = statistik(1)
        TextBox3.Text = statistik(2)
    End Sub
End Class
Penjelasan pada button 1 memesan variable statistik
Pada textbox 1 untuk menampilkan jumlah keseluruhan dari array yang telah di pesan d atas
Textbox2 untuk menampilkan nilai atau angka terbesar dari array tersebut
Textbox3 untuk menampilkan nilai atau angka terkecil dari array tersebut

1.bisa muncul angka 55 dari jumlah array yang terdapat pada coding yaitu  ”fstat(1, 6, 2, 7, 3, 9, 4, 10, 8, 5)
2.bisa muncul angka (10) yaitu bilangan terbesar dari array tersebut adalah 10
3. dan bisa muncul angka 1 yaitu dari bilangan terkecil dari array tersebut adalah 1 


PROGRAM KE DUA

Public Class Form1


    Function hitung(ByVal bil1 As Integer, ByVal bil2 As Integer) As Integer
        hitung = bil1 + bil2

    End Function
    Function hitung(ByVal bil1 As Integer, ByVal bil2 As Integer, ByVal bil3As Integer) As Integer
        hitung = bil1 + bil2 + bil3
    End Function

    Function hitung(ByVal bil1 As Integer, ByVal bil2 As Integer, ByVal bil3As Integer, ByVal bil4 As Integer) As Integer
        hitung = bil1 + bil2 + bil3 + bil4
    End Function


Penjelasan: hampir sama dengan parramarray sebelum nya.hanya saja pada program ini di deklarasikan lebih dari satu fungsi ,dan hitung untuk menampung penjumlahan array dari beberapa fungsi, tapi yang akan di tampilkan pada textbox yaitu fungsi terakhir tergantung kita memesan angkanya

    Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e AsSystem.EventArgs) Handles Button1.Click
        TextBox1.Text = hitung(1, 2, 3,10)

Penjelasan :angka 1 di deklarasikan untuk bil1, angka 2 untuk bil2, angka 3 untuk bil3, dan masih bisa d tambahkan sesuai keinginan kita disini saya memodif program dengan menambahkan bil4 untuk angka 10

    End Sub
End Class
 





C. fungsi-fungsi bawaan VB
Dalam Visual Basic, fungsi bawaan adalah suatu fungsi yang sudah ada dalam Visual Basic dan dapat digunakan secara langsung. Ada sejumlah fungsi-fungsi bawaan dalam VB diantaranya adalah fungsi untuk mengubah suatu tipe data String dari suatu TextBox menjadi tipe data numerik agar dapat digunakan untuk melakukan operasi perhitungan, fungsi yang berkaitan dengan matematika,fungsi date and time dll.

Time : mencari tahu waktu saat ini atau menetapkan waktu, tergantung format pemakaiannya ( lihat contoh di bawah ini)
A$ = Time ‘hasil 18:16:35 AM
MyTime = #4:35:17 PM# ‘assign a time
Time = MyTime ‘set system time to MyTime

Now : merekam tanggal dan waktu sekarang
A$ = Now ‘hasil 10/8/02 18:16:35 AM

Timer : menghitung jumlah detik sejak tengah malam
Start = Timer ‘hasilnya 29991

Date : menetapkan hari pada sistem komputer
Dim MyDate
MyDate = #February 12, 1985 # ‘Assign a date
Date = MyDate ‘Change system date

DateAdd : menghasilkan Varian(Date) yang berisi tanggal baru setelah suatu interval waktu yang ditetapkan dari tanggal lama.
DateAdd(kode_interval,jumlah_interval,tanggal_lama)
Isi Kode Interval:
Kode
Artinya
yyyy
Year
q
Quarter
m
Month
y
Day of year
d
Day
w
WeekDay
ww
Week
h
Hour
n
Minute
s
Second


Contoh pemakaiannya :
Dim FirstDate As_Date ‘Declare variables
Dim IntervalType As String
Dim Number As Integer
Dim Msg
FirstDate = InputBox(“Enter a date”)
Bynber = InputBox(“Enter number of months to add”)
Msg = “New date : “ & DateAdd(“m”, Number, FirstDate)
MsgBox Msg

DateDiff : mencari interval waktu antara dua tanggal
DateDiff(interval, date1, date2[, firstdayofweek[, firstweekofyear]]) Dim TheDate As Date ‘declare variables
TheDate = InputBox(“Enter a date”) Msg = “Day from today : “ & DateDiff(“d”, Now, TheDate)
MsgBox Msg

DateSerial : menghasilkan tanggal dengan bulan/hari/tahun
MyDate = DateSerial(1969, 2, 12) ‘Hasil 2/12/69

DateValue : menghasilkan tanggal
MyDate = DateValue(“February 12, 1969”) ‘Hasil 2/12/69

Year : menghasilkan tahun sekarang
MyYear = Year(#2/12/1969#) ‘Hasil 1969

Month : menghasilkan bilangan integer yang menunjukkan bulan
MyDate = #February 12, 1969# ‘Assign a date
MyMonth = Month(MyDate) ‘MyMonth = 2

MonthName : menghasilkan teks yang menunjukkan nama bulan
a$ = MonthName(1, True) ‘a$ = Jan
b$ = MonthName(1, False) ‘b$ = January
c$ = MonthName(1) ‘c$ = January

Day : menghasilkan integer yang menunjukkan tanggal dari data date
MyDate = #February 12, 1969# ‘Assign a date
MyDay = Day(MyDate) ‘MyDay berisi 12

Hour : menghasilkan integer yang menunjukkan jam dari data timer
MyTime = #4:35:17 PM# ‘Assign a time
MyHour = Hour(MyTime) ‘MyHour berisi 16

Minute : menghasilkan integer yang menunjukkan menit dari data timer
MyTime = #4:35:17 PM# ‘Assign a time
MyMinute = Minute(MyTime) ‘MyMinute berisi 35

Second : menghasilkan integer yang menunjukkan detik dari data timer
MyTime = #4:35:17 PM# ‘Assign a time
MySecond = Second(MyTime) ‘MySecond berisi 17

TimeSerial : menghasilkan waktu dengan jam/menit/detik
MyTime = TimeSerial(16, 35, 17) ‘Isinya 4:35:17 PM

TimeValue : mengubah string waktu dari pukul 0:00:00 (12:00:00 AM) sampai 23:59:59 (11:59:59 PM) menjadi data waktu
MyTime = TimeValue(“4:35:17 PM”) ‘Isinya 4:35:17 PM
MyTime = TimeValue(“0:00:00”) ‘Isinya 12:00:00 AM

WeekDay : menghasilkan bilangan petunjuk hari dari suatu tanggal
Hari = #February 12, 1969# ‘Hari Rabu
MyweekDay = Weekday(Hari) ‘MyweekDay isinya 4

WeekDayName : menghasilkan teks nama hari dalam satu minggu
Konstanta
Nilai
Penjelasan
vbUseSystem
0
Memakai setting NLS API
vbSunday
1
Minggu (default)
vbMonday
2
Senin
vbTuesday
3
Selasa
vbWednesday
4
Rabu
vbThursday
5
Kamis
vbFriday
6
Jumat
vbSaturday
7
Sabtu


WeekDayName(weekday, abbreviate, firstdayofweek)
Hari = #2/12/1969# ‘Assign a date
MyWeekDay = Weekday(Hari) ‘MyWeekDay isinya 4
MyTime = WeekdayName(MyWeekDay) ‘Isinya Wednesday


Penanganan String pada Visual Basic 6.0
Penanganan string sering terjadi pada pemrograman visual basic untuk berbagai keperluan.
Variable string bisa berisi anda namun masih tetap dianggap string.

Contoh: K001,B002 dsb.

Berikut akan saya jelaskan beberapa fungsi bawaan visual basic yang sering digunakan untuk menangani string ini.

1. Left

Fungsi left digunakan untuk mengambil satu atau beberapa karakter dihitung dari sisi kiri.

contoh:
k =
left(“Visual Basic”,6)

2. Right
Fungsi Right adalah lawan dari fungsi left. Jika left mengambil karakter dari kiri maka right mengambil kata dari kanan.

contoh:
k =
right(“Visual Basic”,5)

3. Mid
Fungsi Mid digunakan untuk mengambil karakter yang ada di tengah-tengah kata walaupun dengan trik tertentu bisa saja digunakan untuk mengambil karakter yang ada di kiri maupun di kan an kata.

contoh:
k =
Mid(“Visual Basic”,6,3)

4. Len
Fungsi ini adalah singkatan dari length yang berarti panjang. Fungsi ini digunakan untuk mengetahui panjang karakter dari kata atau kalimat

contoh:
p = Len(“Visual Basic”)


5. Instr
Fungsi ini digunakan untuk mengetahui posisi dari sebuat karakter dari kata atau kalimat.

contoh:
posisi  = Instr(“Visual Basic”,”B”)


6. Lcase
Fungsi ini digunakan untuk mengubah huruf besar (capital) menjadi huruf kecil.

contoh:
k  =
LCase(“Visual Basic”)


7. Ucase
Fungsi ini digunakan untuk mengubah huruf kecil menjadi huruf besar (capital).

contoh:
k  
= UCase(“Visual Basic”)


8. Chr
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan karakter ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Dari nomor ASCII yang diberikan

contoh:
k  =
Chr(65)


9. ASC
ASC kebalikan dari fungsi Chr. Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan nomor ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Dari huruf yang diberikan

contoh:
k  =
Asc(“A”)

10. Penggabungan Karakter
Anda dapat menggabungkan karekter dengan operator + atau &. Untuk memudahkan pegertian terhadap kode program yang anda buat sebaiknya anda menggunakan tanda & daripada tanda +. Anda lebih baik menggunakan tanda + untuk penjumlahan angka.

contoh:
a = "Visual"
b = "Basic"
c = a & b


11.  Space(n)

Fungsi ini digunakan untuk memberikan ruang kosong (space) sebanya n buah.


contoh:

a = "Visual"

b = "Basic"
c = a & space(1) & b